Tuesday, September 24, 2013

komponen - komponnen komputer

Macam Macam Komponen Komputer


Komputer terdiri dari beberapa komponen yaitu komponen utama dan  komponen tambahan. Antara komponen utama dan komponen tambahan saling berkaitan dan melengkapi. Komponen-komponen komputer disebut juga sebagai hardware (perangkat keras).
Berikut adalah komponen-komponen dalam komputer :

1. Komponen utama
  • Processor
  • Mainboard
  • Memori (RAM)
  • Card (VGA, Sound dll)
  • Media penyimpan (Hardisk, floppy disk)
  • Optical Drive ( CD ROM Drive, DVD ROM Drive, dll)
  • Power supply
  • Casing
  • Monitor
  • Keyboard
  • Mouse
2. Komponen-komponen tambahan
  • Printer
  • Scaner
  • Microphone
  • Speaker aktif
  • Stablizer
  • UPS
  • dll
Pembahasan Per Perangkat :
1. Prosesor
Merupakan otak dan pusat pengendali komputer yang terhubung ke komponen lain sehingga dapat bekerja satu dengan yang lainnya. Prosesor adalah chip yang sering disebut mikroprosesor. Ukuran prosesor adalah Mega Hertz (MHz), yaitu hitungan kecepatan dalam mengolah data/informasi, semakin besar MHz pada prosesor maka semakin cepat proses pengolahan dan pengaksesan data/informasi. Jenis  processor Slot dan Soccet
2. Motherboard
Motherboard adalah papan induk di mana komponen-komponen komputer di tancapkan dan saling berhubungan. Pada motherboard terpasang beberapa komponen seperti dudukan untuk processor baik yang slot maupun socet, soket memori, slot AGP, slot PCI, slot ISA, chipset, CMOS, dan komponen pendukung lainnya.
Berikut ini adalah bagian-bagian penting yang terdapat dalam motherboard. Perlu kita ketahu bagian-bagian ini tidak selamanya ada, di dalam setiap motherboard, tergantung merek dan jenisnya.
1. Slot  / Socet processor
Berfungsi untuk menempatkan processor di dalam motherboard.
2. Chipset
Biasanya menunjukan merek atau produk
3. Slot ISA
Biasanya di gunakan pada mother board lama. Biasaya di gunakan untuk menempatkan VGA dan SOUN jenis ISA
4. Slot PCI
Slot ini mempunyai warna putih umumnya terdiri dari beberapa slot (2-4 buah tergantung pada merek dan produk motherboard. Berfungsi untuk menancapkan pheriperal tambahan berbasis PCI seperti souncard, VGA card, LAN Card Modem dan lain-lain.
5. Slot AGP
Slot ini biasanya mempunyai warna coklat yang fungsinya untuk menempatkan VGA. Jika dalam motherboard ada onboard VGA biasanya slot ini tidak di gunakan.
6. PCI Express
Merupakan teknologi baru, yang mempunyai sped 100 MHz. slot PCI express ini hanya di temui pada motherboar keluaran baru produksi baru.
7. Slot DIMM
Slot dimm berbentuk panajang yang berfungsi untuk memasang memori utama (RAM)
8. Baterai CMOS
Fungsi dari batrei cmos adalah untuk menyimpan konfigurasi sistem komputer.
9. Chip BIOS
Sebuah chip untuk menyimpan informasi di BIOS (basic inpu output system).
10. Port pheriperal Pararel ATA/IDE
Konektor untuk menghubungkan peripheral IDE seperti : Hardisk, CD ROM Drive, DVD ROM Drive.
11. Port Floppy drive
Konektor ini berfungsi untuk menghubungkan floppy drive dengan motherboard.
12. Port SATA
Port untuk menghubungkan hardisk bertipe sata dengan motherboard.
13. Konektor power supply
Konektor yang menghubungkan power supply dengan motherboard.
14. Port serial
Digunakan untuk menghubungkan komputer dengan peranti lain yang menggunakan peranti serial. Umumnya di gunakan untuk keyboard dan mouse jenis serial
15. Port PS/2
Port berfungsi untuk menghubungkan koneksi antara mouse dan keyboard ke motherboard.
16. Port USB
Merupakan port standart pada komputer saat ini. Berfungsi untuk menghubungkan piranti lain yang menggunakan pirati USB.

3. Memori
Memori adalah media untuk menyimpan data/informasi. Semakin besar memori yang disediakan, semakin banyak data/informasi yang dapat di tampung. Ada beberapa  jenis memori, yaitu:
1)      ROM (Read Only Memory)
ROM merupakan ruang simpan utama di dalam komputer yang memiliki sejumlah program dan data yang di masukkan oleh pembuat komputer dan sifatnya permanen.
2)      BIOS (Basic Input Output System)
BIOS adalah sekumpulan program yang di simpan pada ROM dan digunakan untuk melakukan tugas-tugas dasar seperti mentransfer data, pengendali instruksi peralatan floppy disk, hard disk, keyboard dan sebagainya.
3)       RAM (Random Access Memory)
RAM adalah ruang untuk menyimpan program dan data yng dapat di tulis atau di  baca oleh prosesor dan bersifat sementara.
4)      DRAM (Dynamic Read Access Memory)
DRAM adalah chip RAM yang bekerja secara dinamis dan dapat memulihkan kekurangan muatan listrik pada kapasitor RAM.
5)      EDO-RAM (Extended Data Output Read Access Memory)
EDO-RAM adalah memori yang mempunyai unjuk kerja yang sangat tinggi dan cepat untuk membaca dan mentransfer data.
6)      FPM Memory (Fast Page Mode Memory)
Merupakan memori yang mempunyai unjuk kerja yang standard unuk membaca dan mentransfer data.
7)      SDRAM (Syncronous Dynamic Read Access Memory)
SDRAM adalah memori yang dapat mengakses data/informasi lebih cepat dari EDORAM. Slot memori pada main board pentium adalah 168 pin.
8)      SRAM (Static Read Access Memory)
Chip RAM ini bekerja statis dan kapasitas memorinya lebih kecil daripada DRAM.
9)      Cache Memory
Cache memori adal tempat data/informasi sementara yang sering/banyak digunkan atau diakses oleh komputer. Cache memory bisa diebut juga sebagai gabungan dari beberapa SRAM. Ukuran cache adalah 256 KB dan 512 KB.
10)    VRAM (Video Read Access Memory)
VRAM adalah chip RAM yang dibuat khusus untuk memaksimalkan unjuk kerja Video Graphic Adapter Card.
11)   DDR 2 (Double Data Rate)
12)   DDR 3 (Double Data Rate)

4. Card  (kartu)
Card adalah suatu rangkaian elektronik yang berbentuk seperti kartu yang digunakan sebagai media penghubung dengan perlatan atau komponen lain pada main board seperti VGA Card, Internal modem, MPEG Card, Sound Card dan sebagainya.
a. VGA Card
Adapter Vidio merupakan interface penghubung antara komputer dengan monitor. VGA card ini pada umumnya di pasang pada slot AGP atau PCI sesuai dengan jenis VGA.
b. Sound Card
Berfungsi untuk menghasilkan bunyi dari komputasi yang dilakukan oleh komputer  dan hasilnya bisa kita dengar dengan menggunakan alat yang di sebut Load speaker.

5. Media Penyimpan
Berfungsi untuk menyimpan data atau informasi dan mempunyai sifat penyimpanan data atau informasi secara permanen atau tetap.
Jenis-jenis Media Penyimpan Data:
Media penyimpan data dapat dibedakan berdasarkan besar atau kecilnya kapasitas penyimpanan yang dihitung dalam satuan byte. Jenis-jenis media penyimpan data yang paling banyak digunakan adalah sebagai  berikut:
1)      Floppy Disk merupakan media penyimpan data dengan kapasitas kecil. Ada beberapa kapasitas floppy disk yaitu:
  • Floppy dengan kapasitas 320 KB, 360 KB dan 1,2 MB dengan ukuran fisik 5,25 Inchi.
  • Floppy dengan kapasitas 720 KB, 1.44 MB dan 2.88 MB dengan ukuran fisik 3.5 Inchi (standard floppy yang dipasarkan adalah 1.44 MB).
2)      Hard Disk merupakan media penyimpan data dengan kapasitas besar.
Type hardisk yang banyak beredar saat ini ada tiga tipe, hardisk yang digunakan untuk laptop, untuk PC dan untuk server. Teknologi hardisk yang banyak beredar saat ini ada 3 tipe yaitu IDE / ATA, SATA, dan SCASI. Ada beberapa kapasitas hard disk yaitu: 40 MB, 120 MB, 270 MB, 540 MB, 850 MB, 1.2 GB, 1.5 GB, 1.7 GB, 2.1 GB, 10 GB, 20 GB, 30 GB 40 GB, 60 GB, 80 GB, 120 GB, 160 GB masih banyak lagi yang lainnya dan yang biasa di gunakan untuk komputer  server 500 GB.

6. Optical disk
Perangkat ini digunakan untuk memutar memutar piringan CD. Kecepatana pembacaan bemacam mulai dari 4x, 8x, 24x samapi dengan 52x. jenis optical disk yaitu:
  • CD ROM Drive
  • CD RW Drive
  • DVD ROM Drive
  • DVD RW Drive
  • Blue Ray Drive

7. Power Supply
Berfungsi untuk meyalurkan listrik ke peralatan komputer yang ada di dalam casing. Macam-macam power supply :
  • Power supply jenis AT
Ciri :
ü  Ada saklar on/off
ü  Output untuk motherboard (P8 dan p9)
ü  Cara mematikan secara manual
  • Power supply jenis ATX
ü  Tanpa saklar on/off
ü  Output Motherboard 1 sokel 20 – 24 pin
ü  Proses mati secara otomatis.

8. Casing
Berfungsi untuk menempatkan peralatan atau komponen komputer seperti: main board, card/kartu, power supply, floppy disk, hard disk dan sebagainya. Beberapa bentuk casing yaitu:
a      Desktop (Horisontal), adalah casing yang berbentuk horisontal yang dirancang untuk ditempatkan diatas meja dengan posisi tidur.
Casing desktop ada 2 macam yaitu:
1)      Standard Desktop, casing desktop dengan ukuran standard.
2)      Slim Desktop (Ramping), casing desktop dengan ukuran lebih kecil dan bentuknya lebih tipis dari pada casing desktop standard.

b      Tower (Vertikal), adalah casing yang berbentuk vertikal yang dirancang untuk ditempatkan dengan posisi berdiri.
3)      Mini/Middle Tower, casing tower dengan ukuran pendek.
4)      Full Tower, casing tower dengan ukuran lebih tinggi dari pada casing middle tower.
Di dalam casing terdapat case Indicator, yaitu: LED HDD (lampu indikasi hard disk), LED Power On (lampu indikasi power), tombol Reset, Speaker, Key lock dan sebagainya.

9. Keyboard
Keyboard merupakan media yang digunakan untuk menginputkan data atau untuk melakukan perintah tertentu, dengan menggunakan gabungan tombol-tombol yang ada diatasnya.

10. Mouse
Merupakan media yang digunakan untuk melakukan perintah tertentu dan untuk memindahkan posisi titik sisip pointer. Dengan menggunakan mouse maka akan lebih mudah untuk mengeksekusi perintah daripada menggunakan keyboard.

Komponen Tambahan
1. Printer
Merupakan media output dari komputer yang bisa menghasilkan tulisan, gambar ataupun grafik di dalam media kertas.
2. Scaner
merupakan salah satu piranti masukan yang secara prinsip mempunyai cara kerja seperti fotocopy.
3. Speaker aktif
Komponen elektronika yang menerima sinyal masukan dan memberikan respon keluaran berupa frekuensi suara dengan cara menggetarkan komponennnya yang berbentuk selaput.
4. Stablizer
Merupakan perangkat elektronika yang berfungsi sebagai penstabil arus listrik. Cara kerjanya yaitu menaikan tegangan asrus listrik ke tegangan normal jika tegangan arus  listrik turun dan menaikan tegangan arus litrik ke tegangan normal jika tegangan arus litrik turun.
5. UPS
Merupakan perangkat elektronika yang berfungsi sebagai penyimpan daya yang akan bekerja menyalurkan daya yang tersimpan di saat sumber arus listrik mati

Monday, September 23, 2013

cara instalasi windows 7


Bagi yang belum pernah menginstall windows 7 ke komputer atau laptop. berikut cara menginstall windows 7 lengkap dengan gambar gambarnya. Langkah2 ini baik dengan menggunakan media DVD ataupun media lain seperti memakai flashdisk adalah sama, baik itu untuk versi 32bit maupun versi 64bit, bagi yang belum punya instalasi windows7 menggunakan media flashdisk silahkan dilihat cara menginstall windows 7 menggunakan flashdisk disini.
Yuk kita mulai!.
Masukkan DVD windows 7 atau colokkan flashdisk windows 7 kita, dan kemudian booting lah memakai media yang telah kita pilih, lalu proses loading file akan dimulai.


Pilih bahasa Anda, waktu & format mata uang, keyboard atau metode input dan klik Next.

Klik Install now

Conteng I accept the license terms dan klik Next.

Klik Upgrade jika Anda sudah mempunyai versi Windows sebelumnya atau Custom (advanced) jika anda tidak memiliki versi Windows sebelumnya atau ingin menginstal salinan baru Windows 7.

(Lewati langkah ini jika Anda memilih Upgrade dan hanya memiliki satu partisi) Pilih drive mana Anda ingin menginstal Windows 7 dan klik Next. Jika Anda ingin membuat partisi, klik opsi Drive options (advanced), buatlah partisi dan kemudian klik Next.

Sekarang akan dimulai menginstal Windows 7. Langkah pertama, (yaitu Windows mulai menyalin file) sudah dilakukan ketika anda booting DVD/fd Windows 7 sehingga akan selesai seketika.

Setelah menyelesaikan langkah pertama, ia akan memperluas (decompress) file yang telah disalin.


Langkah ketiga dan keempat juga akan diselesaikan langsung seperti langkah pertama.


Setelah itu secara otomatis akan restart setelah 15 detik dan melanjutkan setup. Anda juga dapat klik Restart now untuk restart tanpa perlu menunggu.



Setelah restart untuk pertama kalinya, proses setup akan dilanjutkan. Ini adalah langkah terakhir sehingga akan mengambil waktu yang agak lamadaripada langkah sebelumnya.

Sekarang akan otomatis restart lagi dan melanjutkan setup. Anda dapat klik Restart now untuk restart tanpa perlu menunggu.




Ketik nama pengguna yang Anda inginkan dalam kotak-teks dan klik Next. Nama komputer akan otomatis terisi.

Jika Anda ingin mengatur sandi, ketik di kotak teks dan klik Next.

Ketik kunci produk Anda dalam kotak-teks dan klik Next. Anda juga dapat melewatkan langkah ini dan cukup klik Next jika Anda ingin mengetik kunci produk nanti. Windows akan berjalan hanya selama 30 hari jika Anda melakukan ini.

Pilih opsi yang Anda inginkan untuk Windows Update.

Pilih zona waktu dan klik Next.

Jika anda terhubung ke jaringan apapun, ia akan meminta Anda untuk menetapkan lokasi jaringan.






Nah selesai sudah proses penginstallan windows7 baik dengan menggunakan flashdisk maupun DVD.

Teorema Rangkaian Listrik (bagian 1)

rema Superposisi
Teorema superposisi adalah salah satu cara pintar yang membuat suatu rangkaian yang terlihat kompleks dijadikan lebih sederhana. Strategi yang digunakan pada teorema Superposisi adalah mengeliminasi semua sumber tetapi hanya disisakan satu sumber yang hanya bekerja pada waktu itu juga dan menganalisa rangkaian itu dengan konsep rangkaian seri-paralel masing-masing saat sumber bekerja sendiri-sendiri.  Lalu setelah masing-masing tegangan dan/atau arus yang tidak diketahui telah dihitung saat sumber bekerja sendiri-sendiri, masing-masing nilai yang telah diperoleh tadi dijumlahkan sehingga diperoleh nilai tegangan/arus yang sebenarnya. Perhatikan contoh rangkaian berikut ini, kita akan menganalisanya menggunakan teorema superposisi:
Karena terdapat dua sumber pada rangkaian ini, kita akan menghitung dua set nilai tegangan dan arus, masing-masing saat sumber 28 Volt bekerja sendirian (sumber tegangan 7 V “mati”)
Dan dihitung pada saat sumber 7 volt bekerja sendirian (sumber 28 V “mati”).
Saat kita menggambar ulang rangkaian seri/paralel dengan hanya satu sumber seperti pada rangkaian di atas, semua tegangan yang lainnya “dimatikan”, apabila sumber itu adalah sumber tegangan maka cara “mematiikannya” adalah dengan cara menggantinya dengan short circuit (hubung pendek).
Pertama-tama analisa rangkaian yang hanya mengandung sumber baterai 28 V, kita akan mendapatkan nilai tegangan dan arus :
Maka dengan analisa seri-paralel
Rtotal = [R2 ||R3]- – R1 =  [(2 × 1) / (2 + 1)] + 4 = 4.667 Ω
Itotal = E / Rtotal = 28 V / 4.667 Ω = 6 A
IR2 = Itotal × (R3 / R2 + R3) = 6 A × (1 / 1+2) = 2 A (pembagi arus)
IR3 = Itotal × (R2 / R2 + R3) = 6 A × (2 / 1+2) = 4 A (pembagi arus)
Jadi, drop tegangan pada masing-masing resistor dapat dihitung
VR1 = Itotal × R1= (6 A) (4 Ω) = 24 V              (hukum Ohm)
VR2 = IR2 × R2 = (2 A) (2 Ω) = 4 V  (hukum Ohm)
VR3 = IR3 × R3 = (4 A) (1 Ω) = 4 V  (hukum Ohm)
Setelah ditentukan semua nilai arus dan tegangan saat sumber 28 Volt bekerja, berikutnya adalah menganalisa saat sumber 7 V saja yang bekerja (sumber 28 V dimatikan dengan cara di ganti short circuit)
Analisa seri-paralel,
RT = [R1||R2] – - R3 = [(4 × 2)/(4 + 2)] + 1 = 2.333 Ω
Itotal = E/RT = 7 V / 2.333 Ω = 3 A = IR3
IR1 = Itotal × [R2 / (R1 + R2)] = 3 × [(2 / (4 + 2)] = 1 A               (pembagi arus)
IR2 = Itotal × [R1 / (R1 + R2)] = 3 × [(4 / (4 + 2)] = 2 A               (pembagi arus)
VR1 = IR1 × R1 = (1 A) (4 Ω) = 4 V
VR2 = IR2 × R2 = (2 A) (2 Ω) = 4 V
VR3 = IR3 × R3 = (3 A) (1 Ω) = 43V
Setelah mendapatkan nilai-nilai saat sumber bekerja sendiri-sendiri. Kita tinggal menjumlahkannya untuk memperoleh nilai yang sebenarnya. Namun, perhatikan polaritas tegangannya dan arah arusnya sebelum nilai-nilai ini dijumlahkan secara aljabar.
Setelah kita menjumlahkan nilai-nilai tegangan secara aljabar, kita dapatkan rangkaian seperti pada gambar ini:
 VR1 = VR1(saat sumber 28 V menyala) + VR1 (saat sumber 7 V menyala) = 24 V + (-4 V) = 20 V
 VR2 = VR2(saat sumber 28 V menyala) + VR2 (saat sumber 7 V menyala) = 4 V + 4 V = 20 V
VR3 = VR3(saat sumber 28 V menyala) + VR3 (saat sumber 7 V menyala) = 4 V + (-3 V) = 1 V
Begitu juga dengan nilai-nilai arusnya, ditambahkan secara aljabar, namun perhatikan arah arusnya juga.
IR1 = IR1(saat sumber 28 V menyala) + IR1 (saat sumber 7 V menyala) = 6A + (-1 A) = 5 A
IR2 = IR1(saat sumber 28 V menyala) + IR1 (saat sumber 7 V menyala) = 2A + (2 A) = 4 A
IR3 = IR3(saat sumber 28 V menyala) + IR3 (saat sumber 7 V menyala) = 4A + (-3 A) = 1 A
Setelah arus-arusnya dijumlahkan secara aljabar, diperoleh rangkaian seperti gambar berikut ini:
Begitu sederhana dan bagus bukan?Namun perlu anda perhatikan, bahwa teorema Superposisi hanya dapat digunakan untuk rangkaian yang bisa direduksi menjadi seri-paralel saja saat salah satu sumber yang bekerja. Jadi, teorema ini tidak bisa digunakan untuk menganalisa rangkaian jembatan Wheatstone yang tidak seimbang. Karena  rangkaian tersebut tidak bisa direduksi menjadi kombinasi seri-paralel. Selain itu, teorema ini hanya bisa menghitung persamaan-persamaan yang linier. Jadi, teorema ini tidak bisa digunakan untuk menghitung dissipasi daya, misal pada resistor. Ingat, rumus menghitung daya adalah mengandung elemen kuadrat (P = I2R = V2 / R). Teorema ini juga tidak berlaku apabila dalam rangkaian itu mengandung komponen yang nilai tegangan dan arusnya berubah-ubah.
Teorema ini bisa digunakan untuk menganalisa rangkaian yang didalamnya mmengandung sumber dc dan ac. Kita matikan sumber ac nya, lalu hanya sumber dc yang bekerja. Setelah itu sumber dc yang dimatikan, sumber ac nya yang bekerja. Masing-masing hasil perhitungan bisa dijumlahkan untuk memperoleh nilai yang sebenarnya.
Review :
Teorema superposisi menyatakan bahwa suatu rangkaian dapat dianalisa dengan hanya satu sumber bekerja pada suatu waktu, masing-masing tegangan dan arus komponen dijumlahkan secara aljabar untuk mendapatkan nilai sebenarnya pada saat semua sumber bekerja.
Untuk mematikan sumber, sumber tegangan diganti short circuit (hubung singkat), sumber arus diganti open circuit (rangkaian terbuka).
Artikel Terkait :
Hukum Ohm
Rangkaian Seri (bagian 1)
Rangkaian Paralel (bagian 1)
Rangkaian Seri Paralel
Analisa Rangkaian DC (bagian 1)
Teorema Thevenin
Contoh Soal : Analisa Node (bagian 1)
Contoh Soal : Rangkaian Seri-Paralel (bagian 1)
Contoh Soal : Hukum Kirchhoff
Analisa Node
Contoh Soal : Analisa Mesh (bagian 1)

Listrik Statis dan Teori Atom

Listrik Statis
Listrik statis ditemukan beberapa abad lalu dan ditemukan  pada suatu bahan yang secara misterius dapat menarik satu sama lain setelah saling digosokkan. Contoh: secarik kain yang digosok-gosokkan dengan gelas, setelah itu kain dan gelas tersebut saling tarik menarik. Ada suatu gaya tarik yang dapat didemonstrasikan bahkan saat kedua bahan ini dipisahkan:
Bukan hanya bahan kain dan gelas saja yang diketahui berkelakuan demikian. Seseorang yang pernah menggosok-gosokkan balon karet juga mendapatkan fenoma seperti ini juga. Lilin dan kain wool juga merupakan bahan yang diketahui dapat menghasilkan gaya tarik saat keduanya saling digosokkan:
Fenomena ini menjadi semakin menarik ketika ditemukan bahwa bahan yang sejenis, setelah saling digosokkan ternyata keduanya tidak saling tarik menarik, tetapi saling tolak-menolak:
Diketahui juga bahwa saat sepotong gelas digosokkan dengan kain lalu didekatkan dengan lilin dan wol, ternyata bahan-bahan ini saling tarik-menarik:
Lebih jauh lagi, ditemukan bahwa bahan-bahan ini dapat dikelompokkan sifat tarik atau menolaknya setelah digosok menjadi dua kategori yang berbeda yaitu: menarik gelas dan menolak lilin, atau menolak gelas dan menarik lilin. Tidak ditemukan bahan dapat menarik atau menolak baik itu gelas atau lilin, dan tidak ada juga benda yang tidak bereaksi apabila didekatkan dengan gelas atau lilin.
Beberapa peneliti berspekulasi bahwa “fluida” yang tak nampak ditransfer dari satu objek ke objek lainnya selama proses penggosokan, dan “fluida” ini dapat menghasilkan gaya fisik dalam jarak tertentu. Charles Dufay adalah peneliti pertama yang mendemonstrasikan bahwa ada  dua jenis perubahan yang berbeda dibuat dengan cara menggosokkan sepasang objek tertentu. Kenyataanya ada lebih satu jenis perubahan pada suatu bahan dilihat dari fakta ada dua jenis gaya yang dihasilkan yaitu: tarikan dan tolakan. Hipotesis transfer “fluida” ini dikenal sebagai sebuah muatan.
Seorang pelopor penelitian, Benjamin Franklin, menyimpulkan bahwa hanya ada satu fluida yang ditukar diantara benda yang digosok, dan kedua muatan berbeda itu dapat berupa kelebihan atau kekurangan  fluida. Setelah eksperimen dengan lilin dan wol, Franklin menyatakan bahwa wol yang kasar memindahkan beberapa fluida yang tak nampak dari lilin yang halus, menyebabkan kelebihan fluida dalam wol dan kekurangan fluida pada lilin. Hasil perbedaan dari isi fluida antara wol dan lilin kemudian menyebabkan sebuah gaya tarikan, karena fluida itu mencoba kembali ke bentuk awalnya dari kedua bahan ini.
Dalil tentang fluida yang menyatakan kelebihan dan kekurangan pada proses gosokan ini adalah cara terbaik untuk mendiskripsikan kelakuan: bahwa semua bahan akan masuk kesalah satu dari dua kategori ketika digosok, dan yang terpenting, bahwa dua bahan yang digosokkan satu sama lain akan selalu masuk ke kategori yang saling berlawanan karena gaya tarikan yang dihasilkan dintara keduanya. Dengan kata lain, tidak mungkin dua bahan yang digosok satu sama lain akan menjadi baik itu sama-sama positif ataupun sama-sama negatif.
Melanjutkan spekulasi dari Franklin yang telah bereksperimen dengan menggosok wol dengan lilin, jenis muatan yang diasosiasikan dengan lilin yang digosok ini selanjutnya disebut “negatif” (karena ia dianalogikan kekurangan fluida) sedangkan jenis muatan yang berasosiasi dengan wol yang digosok disebut dengan “positif” (karena ia dianalogikan dengan kelebihan fluida).  Tetapi , dia tidak tahu kalau dari analogi inilah, dia telah membuat para murid yang mempelajari listrik menjadi sedikit bingung (para pelajar sering dibuat bingung dengan arah arus konvensional dengan arah arus elektron).
Pengukuran muatan listrik yang presisi dilakukan oleh seorang pakar fisika asal Prancis, Charles Coulomb pada tahun 1780 menggunakan alat yang disebut torsional balance (keseimbangan torsi) untuk mengukur gaya yang dihasilkan diantara dua objek bermuatan listrik. Untuk menghargai kerja keras Coulomb ini, maka satuan untuk muatan listrik disebut coulomb. Bula dua “titik” objek (secara hipotesis, titik tidak mempunyai luas) sama-sama  mempunyai muatan sebesar 1 coulomb, dan jarak satu sama lain sebesar 1 meter, maka dua titik ini akan menghasilkan sebuah gaya sekitar 9 miliar newton(kira-kira 2 miliar pound),  yang saling menarik atau saling menolak tergantung dari jenis muatan keduanya (kalau sejenis tolak menolak, kalau berlainan jenis tarik menarik). Definisi dari satuan listrik satu coulomb (dalam terminologi menghasilkan gaya diantara titik bermuatan) adalah sama dengan kelebihan atau kekurangan muatan sebesar 6,250,000,000,000,000,000  elektron. Atau sebaliknya, sebuah elektron mempunyai muatan sebesar 0.00000000000000000016  coulomb. Dari nilai itu dapat diketahui bahwa elektron adalah suatu objek pembawa muatan yang sangat kecil sekali, selanjutnya elektron disebut sebagai muatan elementer (elementary charge).
Penemuan selanjutnya diketahui bahwa fluida ini sebenarnya tersusun atas potongan benda yang sangat kecil yang disebut elektron, nama elektron berasal dari bahasa yunani kuno. Eksperimen selanjutnya menemukan bahwa semua benda tersusun atas “blok bangunan” yang sangat kecil disebut atom, dan atom-atom ini tersusun atas komponen yang lebih kecil disebut partikel. Tiga Partikel penting yang menyusun atom adalah proton, neutron, dan elektron. Kebanyakan atom memiliki kombinasi proton, neutron, dan elektron, tetapi tidak semua atom mempunyai neutron, contohnya adalah protium (1H1). Protium adalah isotop dari hidrogen (hidrogen-1) yang merupakan unsur paling ringan. Hidrogen hanya terbentuk dari satu proton dan satu elektron. Atom terlalu kecil untuk dilihat, tetapi apabila kita dapat melihatnya, kurang lebih gambarnya seperti ini:
Walaupun tiap atom pada suatu benda cenderung saling terikat bersama sebagai satu kesatuan, tetapi sebenarnya ada celah kosong diantara elektron dan sekelompok poroton dengan neutron dibagian tengah.
Model kasar atom diatas adalah atom dari karbon, dengan enam proton, enam neutron, dan enam elektron. Pada banyak atom, proton dan neutron terikat sangat kuat satu sama lain. Ikatan yang kuat antara proton dengan neutron dibagian tengah disebut sebagai nukleus (inti), dan jumlah proton pada nukleus atom menentukan sifat dari elemen tersebut: bila anda mengubah nomor proton pada nukleus atom, berarti anda mengubah tipe atom tersebut. Pada kenyataannya, apabila anda berhasil membuang tiga buah proton dari timah, anda akan berhasil mewujudkan impian pakar kimia untuk meghasilkan atom emas (lihat nomor atom pada tabel periodik unsur). Tetapi ikatan kuat antara proton dan neutron dibagian nukleus membuat impian pakar kimia ini sulit terwujud.
Neutron-neutron kurang berpengaruh pada karakter kimia dan identitas dari sebuah atom dari pada proton, walaupun neutron ini sangat sulit ditambah atau dipindahkan dari nukleus, pada ikatan yang sangat kuat. Bila neutron ditambah atau dikurangi, atom itu masih tetap identitas kimianya, tetapi massanya akan berubah sedikit. Proses pengurangan neutron ini biaisanya berkaitan dengan nuklir seperti radioaktivitas.
Namun, elektron lebih bebas dalam bergerak mengelilingi atom daripada proton dan neutron. Faktanya, elektron dapat bergerak bahkan meninggalkan atom. Namun membutuhkan energi. Apabila hal ini terjadi, atom masih memiliki sifat asli kimianya, tetapi akan terjadi ketidakseimbangan. Elektron dan proton adalah unik, mereka saling tarik-menarik pada jarak tertentu. Tarikan pada jarak tertentu ini menyebabkan gaya tarikan diantara objek yang digesek, dimana elektron akan meninggalkan atom aslinya dan bergabung ke atom yang lainnya pada objek itu.
Elektron cenderung menolak elektron lain dalam jarak tertentu, begitu pula suatu proton dengan proton yang lainnya.Satu -satunya alasan proton-proton terikat pada nukleus atom dikarenakan adanya gaya lebih yang disebut gaya nuklir yang kuat yang  hanya berpengaruh pada jarak yang sangat dekat. Karena tarikan/tolakan diantara partikel, elektron-elektron dan proton-proton dikatakan memiliki muatan listrik yang berlawanan. Tiap elektron memiliki muatan negatif, dan proton memiliki muatan positif. Elektron dan proton berjumlah sama dalam suatu atom, mereka saling berinteraksi menyebabkan muatan total pada suatu atom sama dengan nol (atom netral). Inilah mengapa gambar atom karbon di atas memiliki enam elektron : untuk menyeimbangkan muatan listrik maka jumlah protonnya juga enam buah yang terletak di inti (nukleus) atom. Bila ada elektron yang terlepas atau bergabung pada atom, maka muatan listrik pada atom menjadi tidak seimbang. Elektron bergerak meniggalkan satu atom dan berpindah ke atom terdekat lainnya. Neutron tidaklah ditarik atau ditolak oleh elektron, proton, atau oleh sesama neutron, karena neutron tidak mempunyai muatan sama sekali.
Proses elektron datang dan berpidah adalah kejadian yang terjadi saat anda menggosokkan dua benda: elektron dari satu atom diberi gaya dari gosokan untuk meninggalkan atom tersebut dan ditransfer ke atom lainnya pada benda yang lain. Dengan kata lain, elektron adalah sama dengan “fluida” pada hipotesa yang disampaikan oleh Benjamin Franklin.
Hasil dari ketidakseimbangan fluida (elektron) antar objek disebut listrik statis (static electricity). Disebut “statis” karena perpindahan elektron cenderung tetap/statis setelah berpindah dari suatu material ke material lainnya. Pada kasus lilin dan wol, eksperimen lebih jauh menyatakan bahwa elektron pada wol sebenarnya ditransfer ke atom pada lilin, ini berlawanan dengan perkiraan Franklin. Sebagai penghargaan untuk Franklin yang menyatakan bahwa lilin bermuatan “negatif” dan wol bermuatan “positif”, elektron dikatakan memiliki pengaruh muatan negatif. Sehingga, sebuah atom yang menerima kelebihan elektron dikatakan bermuatan negatif, sementara itu sebuah objek yang atomnya kekurangan elektron dikatakan bermuatan positif, penanda ini selanjutnya akan membuat kebingungan. Waktu demi waktu berlalu sejak penemuan Franklin ini hingga “fluida” elektris alami ditemukan, aturan Franklin tentang penanda muatan ini tidak berubah bahkan tetap berlaku hingga sekarang.

CARA MENGATASI TROUBLESHOOTING KOMPUTER :

para user komputer sering menemukan keluhan yang cukup membosankan, yaitu komputernya menjadi lambat. Terkadang saking stressnya mungkin langsung mengambil solusi untuk menginstall ulang saja, daripada repot mencari permasalahannya, dan itu justru akan memakan waktu lebih banyak.
Beberapa hal yang harus diperhatikan untuk menanggapi masalah “komputer yang lambat!”
1. Spyware dan Virus
merupakan salah satu penyebab pc yang lambat, karena yang paling mudah menyusupi dan banyak user yang berinteraksi dengannya (secara tidak langsung), spyware berasal dari banner-banner dan iklan-iklan di suatu halaman web yang mulai beraksi saat kita mengakses halaman / banner tersebut melalui sebuah browser yang memiliki celah keamanan yang tidak bagus, sehingga spyware ini sangat dekat dengan IE.

Beberapa cara untuk menghapus spyware:

1. Indentifikasi dan analisa process yang sedang berjalan dengan windows task manager.
2. Identifikasi dan non aktifkan service yang bersangkutan melalui management console.
3. Identifikasi dan non aktifkan service yang ada di startup item dengan sistem configuration utilty.
4. Cari dan hapus entry di registry yang ada pada startup.
5. Identifikasi dan hapus file yang mencurigakan.
6. Install dan gunakan spyware detection dan removal.
2. Processor Overheating.  
Kebanyakan prosesor mudah menghasilkan panas, sehingga membutuhkan pendingin khusus dan jenis fan khusus, sehingga pada saat temperatur prosesor meningkat melampaui batas, sistem akan melambat dan proses akan berjalan lambat. Kipas prosesor yang gagal disebabkan karena :
1. Debu yang menghambat perputaran kipas secara smooth.
2. Fan motor rusak.
3. Bearing fan ada yang doll sehingga fan “jiggling”.
Jiggling adalah jika fan yang sedang berputar ada bunyi krek-krek secara cepat disebabkan bearing fan sudah mulai doll.
3. Ram yang buruk.
Beberapa situasi dapat juga karena pengaruh ram yang buruk, hal ini
dikarenakan oleh:
1. RAM timing lebih lambat dari spesifikasi mesin yang optimal.
2. RAM yang memiliki nilai minor hanya bisa dilihat setelah melalui beberapa test.
3. RAM terlalu panas.
4. Harddisk yang fail
 Jika harddisk sering mengalami failure, ini juga akan memperburuk performa komputer, dan jenis fail ini banyak penyebabnya, bisa sifatnya mekanis, elektronik, bahkan firmwarenya yang tidak update, harddisk ini akan menyebabkan:
1. Akses time yang lambat.
2. Jumlah bad sector yang terus meningkat saat di scandisk.
3. Ada bluescreen yang tidak terjelaskan.
4. Gagal Boot.

5. Bios Settings.  
Biasanya bios yang belum dicustom settingnya akan mengalami proses perlambatan beberapa detik, khususnya pada saat booting, untuk itu kita harus mengcustom bios setting agar performa kerja proses boot bisa dipercepat, secara umum settingan bios yang harus diperhatikan adalah:
1. Boot langsung ke harddisk.
2. Disable IDE drive yang tidak terpakai.
3. Set speed latency RAM.
4. Matikan IO / IRQ perangkat onboard yang tidak dipakai.
5. Gunakan Fast POST.

6. Disk type/controller compatibility.  
Biasanya motherboard sekarang sudah memiliki kontroler yang baik untuk paralel ATA disk, namun kita harus memperhatikan kabel IDE nya, karena kabel ini memiliki beberapa spesifikasi tertentu, ada yang udma 33, 66, dan 100, kalau kita lihat secara fisik, bentuk kabelnya memiliki serabut yang halus halus dan banyak, sedangkan yang udma 33 serabutnya sedikit, jadi gunakanlah kabel yang memiliki spesifikasi yang tinggi untuk disk kita.

7. Windows Services,  
beberapa service yang harus diperhatikan dan dimatikan jika kita tidak membutuhkanya adalah:
1. FTP 2. Indexing Service
2. Remote Registry
3. Telnet
4. Remote Access
5. Remote Desktop
6. Automatic Update

8. Process yang invisible.  
Terkadang, tanpa kita ketahui ada saja program yang berjalan
di memory, padahal kita sudah tidak menggunakannya lagi atau bahkan kita sudah menguninstallnya namun programnya masih ada yang berjalan, untuk itu kita harus memperhatikan process apa saja yang sedang berlangsung di komputer kita dengan melihat task manager, dan kita bisa end taskkan atau kill, lalu kita bisa hapus .exe nya.

9. Disk Fragmentation
Sebagaimana karakteristik file dalam sebuah komputer pasti mengalami proses file tersebut di add, di edit, atau di hapus, hal tersebut dapat menyebabkan fragmentasi di beberapa areal sektor harddisk, untuk itu kita perlu merapikan data di komputer kita, yaitu dengan mendefragnya. jika kita menggunakan windows xp, kita bisa menggunakan defrag.exe dan meletakannya di schedule agar dapat berjalan pada waktu yang kita tentukan.

10. Background applications.
Kalau kita perhatikan di systray saat kita klik arrow kirinya akan berderetlah icon yang banyak, semakin banyak icon yang terpasang di systray itu menyebabkan komputer semakin lambat merespons proses, karena memory banyak yang terpakai untuk proses itu, sehingga untuk itu kita perlu mematikannya atau menonaktifkan yang tidak diperlukan yaitu dengan mengakses registry:
HKEY_ LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run dan
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\RunOnce
Hapuslah key yang tidak diperlukan

PENGERTIAN MOTHERBOARD

Pengertian Motherboard

Motherboard ialah papan utama, atau papan sirkuit yang berfungsi untuk menghubungkan setiap komponen pada komputer. Motherboard yaitu papan PCB yang mempunyai jalur - jalur sistematis yang menghubungkan satu komponen dengan komponen lainnya. Motherboard bisa disebut juga Mainboard. Pada mainboard terdapat bagian - bagian input maupun output berupa socket ataupun slot. Seperti socket processor, slot memory, konektor IDE, socket Catu daya, Slot peripheral, I/O port, dll. Jadi semua tempat untuk komponen sudah tersusun rapi di dalam motherboard ini. Motherboard disimpan atau ditempatkan di Casing (Kotak Komputer).. Jadi
semua komponen yang ada dikomputer terhubung dalam papan sirkuit yang bernama motherboard.

Selain media untuk pemasangan komponen semisal VGA, TV turner, Processor, Harddisk, dll. Motherboard juga memiliki komponen internal yang sudah melekat pada motherboard itu sendiri, seperti ROM, I/O port dsb. Setiap motherboard memiliki bios, dan setiap merek motherboard maka berbeda pula merek biosnya. Seiring perkembangan zaman, komponen internal yang disertakan pada motherboard pun semakin di tingkatkan. Tujuannya bermacam - macam, pertama kita tidak perlu membeli perangkat tambahan lagi, untuk keperluan komputer kita, kedua menghemat biaya (karena dengan membeli satu motherboard sudah disertakan komponennya juga), memberkian ruang bagi komputer kita (jadi isinya tidak terlalu banyak karena sudah melekat pada motherboard). Sebagai contoh, pada jaman dahulu, komputer membutuhkan VGA card untuk menghasilkan gambar ataupun video, VGA card ini dijual terpisah dengan motherboard, yang nantinya akan dipasangkan pada slot PCI, ISA atau semacamnya. Tapi sekarang, banyak motherboard yang sudah memiliki VGA didalam motherboardnya, artinya kita tidak perlu membeli lagi VGA card. Komponen yang sudah melekat langsung pada motherboard disebut Onboard, sedangkan komponen yang terpisah dari motherboard disebut Add On.

Untuk masalah onboard atau add on, jelas lebih bagus Add On. Komponen onboard hanya digunakan sebagai alternative saja, bila kita tidak mau mengeluarkan modal yang lebih. Bila anda mau menggunakan komputer untuk keperluan gaming, maka pakailah Add On, dan bila anda hanya menggunakan komputer hanya untuk aplikasi kantor dan pemutar lagu, cukup dengan onboard. Saat ini, kompnen onboard yaitu: VGA onboard, lan onboard, sound onboard, dll
Fungsi utama motherboard adalah sebagai pusat pengendali yang mengatur kerja dari semua komponen yang terpasang padanya, Mengatur pemberian daya listrik pada setiap komponen PC, Lalu lintas data semuanya diatur oleh motherboard, mulai dari peranti peyimpanan (harddisk, CD-ROM), peranti masukan data (keyboard, mouse, scanner), atau printer untuk mencetak.
Selain Fungsi diatas, motherboard juga berfungsi sebagai tempat untuk meletakkan/menancapkan Motherboardkomponen pendukung komputer yang lain. Yang kita bahas disini adalah komponen-komponen yang sudah melekat pada Motherboard, berikut keterangan darigambar disamping :

1a.) Soket prosesor : untuk Pentium IV & Celeron, 478 pin
1b.) Kunci soket prosesor : untuk mengunci prosesor setelah dipasang disoketnya
2a.) Tempat dudukan (retention) : untuk kipas pendingin prosesor (Heatshink)
2b.) Soket daya : untuk kipas pendingin prosesor
3.) Slot Memory (RAM=Random Access Memory) tipe DDR-RAM, 184 Pin
4a.) Soket IDE-1 (IDE PRIMARY) (Speed = 66 MByte/second) : untuk koneksi Harddisk &
CD-ROM, 40 pin
4b.) Soket IDE-2 (IDE SECONDARY) (Speed = 33 MByte/second) : untuk koneksi Harddisk & CD-ROM, 40 pin
5a.) Soket daya ATX-20 pin : untuk motherboard
5b.) Soket daya ATX-12 Volt : untuk prosesor
6.) Socket FDD (Floppy Disk Drive) : untuk Floppy Disk, 34 Pin
7a.) Chipset NorthBridge (Utara) : Pengatur tipe CPU, tipe Memori, slot AGP ,slot PCI dan kecepatan bus
7b.) Chipset South Bridge (Selatan) : Pegendali IDE, USB, Serial & Paralel Port, Keyboard, Soundcard Onboard, dan semua port selain VGA port
8.) Slot AGP (Accelerated Graphic Port) : untuk VGA Card
9.) Chipset BIOS (Basic Input Output System) : untuk menyimpan program BIOS
10.) Slot PCI (Peripheral Card Interconect) : untuk komponen-komponen ADD ON (VGA Card, Sound Card, LAN Card, USB Card, Modem Internal, TV Tuner Internal)
11.) Slot CNR (Communication Network Riser) / slot AMR (Audio Modem Riser) : untuk Modem Internal
12.) Batterai Backup BIOS : untuk menyimpan setting BIOS saat komputer dimatikan
13.) Jumper Reset BIOS : untuk mereset setting BIOS sehingga kembali ke setting pabrik
14.) Front Panel Connector : untuk menghubungkan panel di depan chasing komputer
15.) Real Panel/Port

 





Merek Motherboard
ASUS

ASUS dianggap sebagai produsen terbesar di dunia, ketika datang ke motherboard, dan salah satu merek motherboard terbaik untuk gaming. Asustek, selain dari membuat motherboard, juga membuat banyak konsumen elektronik PC lainnya, yang dijual di seluruh dunia. ASUS telah memiliki hubungan dengan Intel yang dapat ditelusuri kembali ke hari dari rilis dari CPU 486. Oleh karena itu, ASUS menerima sampel sebelum Intel CPU, sebelum produsen lain. ASUS terkenal sebagai salah satu merek motherboard terbaik.

Gigabyte

 Motherboard Gigabyte selalu mendapatkan apresiasi yang baik dari situs pasokan komputer yang berbeda. Kepuasan pelanggan secara keseluruhan untuk motherboard Gigabyte adalah positif, dan mereka memiliki tingkat kepuasan pelanggan yang solid. Juga, mereka dianggap top-notch, ketika datang untuk menjaga dengan teknologi baru.

MSI

perusahaan ini didirikan pada tahun 1986, dan telah muncul sebagai salah satu merek motherboard terbaik 2010. Banyak model-model baru dari motherboard MSI adalah produk dirancang dengan baik, yang dapat dibandingkan dengan merek seperti ASUS dan Gigabyte, motherboard MSI Namun biaya kurang. Papan juga telah pengiriman dengan suite yang baik dari perangkat lunak. Merek ini sangat tidak baik tahu, tetapi tampaknya menjadi salah satu yang handal, dan nilai baik untuk uang.

EVGA

Merek ini adalah bagian komputer produsen yang terutama berfokus pada pembuatan kartu grafis dan motherboard. Mirip dengan ASUS dan Gigabyte, EVGA adalah salah satu merek motherboard terbaik menurut ulasan konsumen. Namun, EVGA tidak memiliki berbagai macam papan yang merek diatas, tapi tetap mereka membuat beberapa motherboard terbaik.

Intel

Semua orang tahu Intel membuat salah satu prosesor komputer yang terbaik, tetapi banyak orang tidak tahu bahwa mereka juga membuat motherboard kelas dunia. Ketika datang ke motherboard manufaktur, Intel memiliki manfaat yang berbeda, karena memiliki pengetahuan dalam spesifikasi prosesor dan chipset, yang membantu untuk membuat motherboard kinerja yang stabil dan tinggi. Namun, kelemahan motherboard Intel, mereka hanya kompatibel dengan prosesor Intel.

Copyright @ 2013 Blognya anak TKJ.